Desain ’Kubah Kiamat’ Diluncurkan
Februari 13, 2007
Desain bangunan penyimpan berbagai jenis benih tumbuh-tumbuhan dari seluruh dunia yang disebut ’kubah kiamat’ telah dirilis. Fasilitas yang diharapkan akan menyelamatkan Bumi dari kelaparan jika terjadi bencana besar seperti ledakan nuklir, tumbukan asteroid, atau perubahan iklim ini akan dibangun di sebuah gunung batu di dekat kutub utara yang masuk wilayah Norwegia. Konstruksi kompleks yang diberi nama Kubah Benih Svalbard Internasional tersebut rencananya mulai dibangun pada bulan Maret dan benih-benih akan disimpan sejak tahun 2008. Peletakan batu pertamanya sendiri telah dilakukan sejak 19 Juni 2006. Luas ruangan yang ada di dalamnya mampu menyimpan sekitar tiga juta benih. Pembangunan fasilitas yang menghabiskan biaya 5 juta dollar AS ini sepenuhnya dibiayai pemerintah Norwegia.Kubah ini akan dibuat di dalam sebuah gunung di Pulau Spitsbergen, satu di antara empat pulau besar di Kepulauan Svalbard. Pulau yang terletak 1.000 kilometer arah utara Norwegia itu dipilih karena lokasinya yang terpencil dan dengan pertimbangan suhu, struktur geologi, serta kadar radiasi di sekitarnya yang aman dari gangguan. “Kami juga membuat model perubahan iklim yang drastis dalam 200 tahun ke depan seperti melelehnya lapisan es di kutub utara maupun selatan untuk mejamin bahwa lokasi yang dipilih sangat aman,” ungkap Cary Fowler, sekretaris eksekutif Global Corp Diversity Trust, organisasi yang akan mengumpulkan benih dan mengelola fasilitas tersebut. Kubah di Svalbard ini rencananya akan menjadi lokasi cadangan bagi sekitar 1.400 bank benih yang telah didirikan organisasi tersebut di berbagai negara.Di sana, benih akan disimpan pada suhu -18 derajat Celcius. Beberapa jenis benih mungkin tahan hidup antara 20 hingga 30 tahun seperti benih kacang-kacangan. Sedangkan benih bunga matahari atau padi mungkin tahan hingga ratusan tahun. Kubah benih disiapkan untuk bekerja secara otomatis sehingga intervensi manusia diusahakan sekecil mungkin.
Sumber: BBC
Penulis: Wah
Entry Filed under: Artikel. .













Trackback this post | Subscribe to the comments via RSS Feed