Tambah Kocek dengan Bioskop Mini

Juli 11, 2007

©portalHR.com

Edisi 39, Juni 2007

Saat ini masih terbuka lebar peluang bisnis bioskop mini. Meski di kota besar sekalipun, seperti Jakarta yang sudah memiliki begitu banyak gedung bioskop kelas premier. Bisnis ini masih menjanjikan, apalagi untuk di daerah yang bioskopnya masih minim. Maklumlah, tetap ada pasar bagi orang orang yang hendak menonton film di luar rumah, tapi ogah antre, ingin suasana yang lebih privasi dan tentu saja nyaman.

Ya, private theatre yang kini mulai menjadi tempat pilihan para pecinta film untuk menyalurkan hobi nontonnya itu. Dengan suasana santai menonton film kegemaran sambil menikmati makanan dan minuman kecil yang disuguhi, merupakan salah satu dambaan baik kaula muda maupun para eksekutif untuk menjamu klien bisnisnya, layaknya bioskop pribadi yang terkesan eksklusif.

Nah, bagaimana, kalau di kota Anda belum ada bioskop, atau kalaupun ada jumlahnya sedikit? Inilah sebuah peluang bisnis baru. Untuk menggantikan bioskop, kini mulai bermunculan yang namanya bioskop mini atau private theatre. Peluang usaha teater cilik ini tentu saja menjadi amat lebar di daerah-daerah yang belum memiliki bioskop atau yang jumlah bioskopnya sedikit. Salah satu contoh suksesnya adalah Subtitles DVD, walaupun berdiri di tengah Ibukota, dengan banyaknya persaingan antara bioskop besar, Subtitles DVD masih tetap saja eksis.

Subtitles DVD, terletak di lantai dasar Dharmawangsa Square. Bioskop mini yang sekaligus juga merupakan usaha rental DVD ini memiliki ruang nonton berukuran 4 x 4 meter untuk maksimal sepuluh pengunjung. Tarifnya, baik menonton sendiri atau berkelompok, Rp 120.000 untuk satu kali pertunjukan. Itu untuk yang non-member. Member bioskop mini ini cukup membayar Rp 90.000.

Buka mulai pukul 10.00 pagi, Subtitles DVD yang memutar film empat kali pada hari biasa plus midnight pada akhir pekan ini tak pernah sepi pengunjung. Tak hanya hanya anak-anak muda, rombongan ibu-ibu atau keluarga juga kerap bersantai di teater mungil itu. Untuk weekend, sering kali pelanggan harus booking dulu empat hari sebelumnya.

Menurut Outlet Manager dan salah satu pendiri Subtitles DVD Irna Rasad, mengatakan tidak sulit untuk membuka usaha bioskop mini. “Sebenarnya nggak susah, untuk membuat private theater, amat sangat bervariasi ya, paling harus ada projector, sound system dan interiornya saja,” ungkapnya ketika ditemui HC awal bulan lalu. Irna pun menyebutkan range modal awal bagi yang mau mendirikan bioskop mini, katanya sekitar Rp 150-300 juta.

Spesifikasi biaya itu meliputi untuk sewa tempat, beli DVD dan fasilitas pendukung lainnya. Malah menurut Irna, investasi yang besar itu kalau mau mendirikan rental DVD, “Kalau untuk rental, sebenarnya biaya yang gede itu dari investasi film, karena DVD-nya itu harus original,” tuturnya.

Irna menyebutkan harga satu DVD original saja saat ini sekitar Rp 250.000. Sedangkan Subtitle DVD kini telah memiliki lebih 3000 koleksi film. Berbagai judul pun dimilikinya, antara lain film ber-genre independent, perang, dokumenter, komedi, kartun dan sebagainya. Hampir 95 persen merupakan film impor.

Sukses Subtitles DVD menjaring banyak penonton berkat adanya pula sistem membership. Terdapat tiga paket keanggotaan yang ditawarkan, yaitu Standard (Rp 100.000 per bulan), Gold (Rp 125.000 per bulan) dan Premium (Rp 200.000 per bulan).

Semuanya ditambah fasilitas soft drink dan snack. Khusus anggota premium medapatkan fasilitas delivery untuk pemesanan DVD. Dipaparkan Irna, hingga saat ini Subtitles DVD telah memiliki hampir 1500 anggota. Untuk memenuhi pelayanan membernya, Subtitles DVD cukup memiliki 10 karyawan.

Tak hanya itu, rental DVD yang didirikan pada akhir 2004 silam oleh tiga orang sahabat kuliah, Enrico Pitono, Irna Rasad dan Jeffry Hutagalung ini, telah menuai perkembangan bisnisnya sejak 2006 lalu. Sehingga saat itu Subtitles DVD memberanikan lagi untuk membuka bioskop mini baru, yang dinamakan Pixel Viewing Room, letaknya bersebelahan dengan rental Subtitles DVD di lantai dasar Dharmawangsa Square. Untuk memenuhi kembali

pelayanan pelanggannya, pada Februari 2007 kemarin Subtitles DVD juga membuka bioskop mini lagi, dengan nama PIX di Margonda City, Depok.

Menurut Irna, keberhasilan usaha Subtitles DVD hingga saat ini dikarenakan belum ada pesaing bisnisnya. “Kompetitor langsung menurut saya saat ini belum ada, karena kita memiliki perbedaan segmen pasar sendiri, kita memang kebanyakan menawarkan film-film festival dan independent. Ya itu yang menurut saya salah satunya membuat beda. Karena kita juga nggak mau head on sama bioskop 21 dan penjual DVD bajakan,” jelasnya.

Pelengkap bisnis

Usaha bioskop kecil ini juga bisa menjadi kembangan atau pelengkap bisnis lama yang sudah Anda dirintis. Ambil contoh langkah yang dilakukan Ke’kun Caf� yang membuka layanan private theatre bernama Flickers, berlokasi di kawasan Kemang. “Flickers merupakan tambahan fasilitas bagi pengunjung kami, bisa untuk persentasi, meeting dan nonton film. Kalau untuk menonton film, pengunjung harus membawa film sendiri,” terang Vindy Dipodiningrat,

PR & Marketing Manager Ke’Kun.

Flickers merupakan suatu ruang teater kecil berukuran 5 x 3 meter. Di situ ada tiga set sofa bertingkat yang bisa menampung delapan orang pengunjung. Secarik layar dari kain terpampang di dinding, siap menyambut sorotan film dari proyektor. Didukung dengan sound system yang lumayan.

Sebagian penonton adalah pengunjung kafe yang ingin makan dan menonton sembari menunggu kemacetan lalu lintas di sekitar sana menyusut. Maklum, di ruangan teater ini, penonton bisa makan dan minum, tapi tak bisa merokok. Namun, sebagian pengunjung lainnya memang sengaja datang untuk menonton film; baik datang sendiri, dengan pasangan, atau bergerombol. Enaknya lagi, di sini pengunjung bisa membawa sendiri film yang hendak

ditontonnya.

Untuk bisa menikmati film di Flickers, baik Anda datang sendiri atau dengan orang lain, Anda hanya membayar ongkos sebesar Rp 99.000 untuk satu kali pemutaran film. “Kita anggap itu sudah harga murah, dengan harga Rp 99.000 itu sudah nonton satu film, waktunya kurang lebih dua jam, untuk delapan orang dan mereka sudah dapat soft drink,” ujar Vindy kepada HC awal bulan lalu.

Ke’Kun Cafe telah berdiri kurang lebih lima tahun lalu, menurut Vindy awalnya didirkan hanya sebagai coffee shop, namun kini berkembang menjadi restotainment, “Selain restoran kita juga punya macam-macam hiburan, seperti live music di setiap weekend. Terus mungkin yang paling menarik kita juga ada private theatre, yang nggak semua tempat ada,” katanya. H C

Entry Filed under: Artikel, Berita, Bisnis, InFo, Umum, tech. .

13 Comments Add your own

  • 1. WILY  |  Juli 12, 2008 at 1:24 pm

    Saya mau tanya berapa kira-kira modal pembuatan bioskop 21,luas bangunanya dan lain-lainya yang detail.
    saya ingin tahu buat referensinya.soalnya saya kalau kira-kira sanggup,saya ingin membuat bioskop 21 di kota saya.soalnya kalau bioskop mini disini sudah menjamur.

    Balas
  • 2. kneopi  |  Juli 21, 2008 at 6:57 am

    saya juga butuh info nya untuk buka di daerah,………

    emailnya : bramasta_firdaus@yahoo.com

    Balas
  • 3. jhon  |  Agustus 12, 2008 at 12:08 pm

    beda bioskop mini dengan bioskop 21 tahu ngak loe???saya kira sama saja kok, kalo bioskop mini itu bioskop 21 yang dibikin kecil yg bisa menampung 5 sampai 15 orang kok.
    kalo peralatan sama kecuali di peralatan pemutar film. 21 pake slide projector bioskop mini pake DVD player kalo lainnya sama persis. kalo bioskop 21 harus menjadi anggota dari group 21…dgn membayar tetek bengeknya ..biar bioskopnya gak ketinggalan film2 terbaru. Bioskop mini ya ketinggalan rata2 2 bulan dari bioskopnya karena memang harus tunggu selama 2 bln agar dapat film dalam bentuk DVD atau VCD. Saya dah buka satu di daerah Lido sukabumi, lumayan dari rentalnya kalo bioskopnya kurang sebab bukanya di daerah yg ….kecamatan. kalo buka dikotanya saya yakin sukses dech…
    minat?? mail gue..okey..?

    Balas
  • 4. jhon  |  Agustus 21, 2008 at 10:39 pm

    ada yg mau kerja sama ngak???
    gue punya perlengkapan bioskopnya neh…dan elo yg nyiapin tempat dan segala macamnya …gimana…?

    Balas
  • 5. Hendra H. Japar  |  Oktober 9, 2008 at 7:02 am

    Saya ingin buka bioskop, saya ada ruang di gedung representatip do kota Sekayu-Sumsel, gimana caranya? adaka yang sudah diwaralabakan atau bisa mitra usaha ?

    Balas
  • 6. Aji  |  Februari 22, 2009 at 11:04 am

    Minta tolong dijelaskan masalah perijinannya. Apa konsepnya sama dengan karaoke? Thanks sblmnya utk infonya

    Balas
  • 7. ahmed  |  Maret 8, 2009 at 11:36 am

    tooooooooolong dong info detail buka bioskop mini,sekalian klo ada yang mau kerja sama

    email: mliansyah@yaho.com

    Balas
  • 8. djainudin  |  Maret 8, 2009 at 11:39 am

    minta tolong juga masalah perizinan trus ada gak masalah ama hak cipta

    Balas
  • 9. nidia  |  April 2, 2009 at 6:27 am

    aq juga minta infonya buat ngerintis usaha bioskop mini dunk…
    penting bgt.
    juga masalah filmnya

    Balas
  • 10. Solo Movie  |  April 4, 2009 at 4:24 pm

    Yth. Rekan-Rekan Blogger

    Kebetulan saya punya pengalaman dalam mengelola bioskop mini yang letaknya di kota Solo.

    Bagi rekan-rekan yang ingin berbagi pengalaman, silahkan kirim email ke saya, atau kunjungi website Solo Movie di www. solomovie.web.id

    Semoga bermanfaat….

    Balas
  • 11. dedy  |  April 13, 2009 at 7:08 am

    asyiik juga nih….

    Balas
  • 12. arg2002  |  Mei 21, 2009 at 1:21 am

    masalah iji nya apa aja tuh bosz???
    bisa di jelaskan lagi ga???
    tertarik nih untuk buka seperti premier 21 yang pakai film blue ray dvd.
    email saya argus_ars2002@hotmail.com

    Balas
  • 13. ijon  |  Oktober 20, 2009 at 5:33 pm

    saya tertarik buat bikin bioskop mini, di daerah saya belum bnyak bioskop. tapi permasalahannya gimana mencari DVD film terbaru yang cepat. kira kira DVD film baru keluarnya bareng gak ma filmnya di bioskop, kalu ga berapa bulan tu jaraknya?
    saya mau pesen DVD film br dmn nya?

    Balas

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Adsense Indonesia
Adsense Indonesia


saya menyediakan TEH ROSELLA dalam segala ukuran bagi yang berminat silakan kontak saya di HP: 085711230137

Pusing Cari domain dan Hosting klik AJA !! GRATIS KOK!!!!
WEBSITIE KAMU AKAN menjadi "www.NAMAKAMU.co.cc"

Free Domain
Free Domain
Pesta Blogger 2008

Kaspersky Open Space Security 6.0
Download MP3

Hit Counter Ariebhewhe

Aku Bercerita Tentang Dunia-Ku

ya...dunia ku tak seindah yg ku impikan namun I hope more...anywhere aku berada BLOG ini akan terus berbicara tentangku,tentang perjalanan hidupku,Duka maupun Senang. I hope .... bermanfaat untuk myfamily,myfriends and yg hidup di bumi ini.

Ariebhewhe

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog IndonesiaKampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

 Subscribe in a reader

Free Web Hosting with Website Builder

Kategori

.::Info Beasiswa .:: Lowongan Kerja .::



Lowongan Kerja

Tulisan Yg Sering Dibaca

Galeri Photo Ariebhewhe

More Photos

Apa Kata Teman-KU

azhari di KARTU DEBIT GRATIS DARI PAYONE…
azhari di KARTU DEBIT GRATIS DARI PAYONE…
sukses berwirausaha di Kiat sukses Wirausaha
mr.rondi di KARTU DEBIT GRATIS DARI PAYONE…
walkweb di KARTU DEBIT GRATIS DARI PAYONE…
yulienda di Renungan buat yayang…

Arsip

Subscribe Via RSS

  • Subscribe with Bloglines
  • Add your feed to Newsburst from CNET News.com
  • Subscribe in Google Reader
  • Add to My Yahoo!
  • Subscribe in NewsGator Online
  • Komentar-komentar terbaru pada semua tulisan dalam RSS
  • Subscribe in Rojo
  • Add to Technorati Favorites
  • Subscribe in Bloglines
  • Add to The Free Dictionary

Pengunjung Ariebhewhe



Meta

Spam Blocked